Jawapes, BOJONEGORO - Pembentukan dana abadi pendidikan sebagai bentuk tanggung jawab Pemerintah Kabupaten Bojonegoro yang bertujuan untuk memajukan kualitas SDM pendidikan dengan memanfaatkan dana APBD. Bojonegoro menghasilkan SDM yang bermutu serta berkualitas untuk pengembangan investasi pendidikan berkelanjutan. Dana abadi akan membantu memberi beasiswa perguruan tinggi.
Maka dari itu Pemkab Bojonegoro melakukan persiapan, salah satunya dengan menyiapkan lembaga khusus untuk mengurus dana abadi pendidikan. Hal tersebut menjadi pembahasan dalam Rapat Paripurna DPRD tentang Dana Abadi Berkelanjutan Daerah yang digelar di Kantor DPRD Kabupaten Bojonegoro, Rabu (20/7/2022).
Semua fraksi-fraksi DPRD diantaranya Fraksi PKB yang dibacakan Miftakhul Huda, Fraksi Gerindra Wawan Kurniyanto, S.Pd, MM, Fraksi Partai Demokrat Mochamad Ludfi, S.E, Fraksi PAN Miftakhul Khoiri, S.Ag., Fraksi Golkar Ahmad Supriyanto, S.Pd., Fraksi PPP Effendi Eko Laksono S.M. Fraksi PDIP dan Agung Handoyo yang mewakili memberikan pandangan umum menyatakan setuju tentang Raperda Dana Abadi Berkelanjutan Daerah.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Bojonegoro Anna Mu'awanah dihadapan pimpinan rapat Paripurna Abdulloh Umar dan seluruh hadirin mengucapkan terima kasih kepada 8 fraksi yang telah menyampaikan pandangannya.
"Dana abadi pendidikan sangat penting untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang nantinya dapat memberikan kemanfaatan yang berkelanjutan," ucapnya.
Bupati Bojonegoro Anna Mu�awanah menambahkan bahwa Pendidikan PAUD, Pendidikan Dasar serta Pendidikan Menengah sudah dicukupi melalui Dana BOS. Maka Dana Abadi Pendidikan diperuntukkan sebagai beasiswa perguruan tinggi.
�Raperda ini layak untuk dilanjutkan sebagai usulan lebih lanjut ke provinsi. Soal mekanisme perencanaan akan kita persiapkan secara matang," ungkap Bupati Bojonegoro.
Bupati Bojonegoro berharap dengan adanya pembentukan panitia khusus bisa bersama-sama mengawal proses Dana Abadi Berkelanjutan Daerah agar bisa berjalan sesuai dengan harapan. (Land)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar